Masa depan Myles Lewis-Skelly di Arsenal menjadi salah satu isu menarik menjelang musim baru. Pemain berusia 19 tahun itu dilaporkan telah ditawarkan kepada Chelsea dan Manchester United setelah kesempatan bermainnya di bawah Mikel Arteta semakin terbatas. Kabar tersebut masih berupa laporan transfer, tetapi situasi di dalam skuad Arsenal memang menempatkan pemain serbabisa itu di tengah persaingan yang sangat ketat.
Menurut laporan yang dikutip The Sun dari Football London, Arsenal ingin menyeimbangkan keuangan setelah merekrut Bruno Guimaraes dari Newcastle United senilai £75 juta. Lewis-Skelly kemudian disebut telah ditawarkan kepada dua rival Premier League. Belum ada informasi mengenai proposal resmi, nilai transfer yang diminta Arsenal, ataupun keputusan pemain terkait kemungkinan hengkang.
Persaingan di Arsenal Membatasi Kesempatan Lewis-Skelly
Lewis-Skelly hanya lima kali menjadi starter di Premier League musim lalu karena Ricardo Calafiori berkembang menjadi pilihan utama Arteta di posisi bek kiri. Ia tetap memperoleh kesempatan dalam kompetisi piala dan secara keseluruhan tampil 36 kali ketika Arsenal menjuarai liga untuk pertama kalinya dalam 22 tahun.
Jumlah penampilan tersebut memperlihatkan bahwa Lewis-Skelly masih terlibat dalam perjalanan tim, tetapi belum menjadi pemain utama secara konsisten. Demi memperoleh menit bermain reguler, kepindahan kini disebut bisa menjadi jalan yang perlu dipertimbangkan. Kesimpulan itu masih bersifat kemungkinan berdasarkan ketatnya persaingan, bukan kepastian bahwa Arsenal sudah memutuskan menjualnya.
Kedatangan Guimaraes juga berpotensi mempersempit jalur Lewis-Skelly menuju lini tengah. Pemain internasional Inggris tersebut memang dapat beroperasi sebagai gelandang dan pernah menjadi starter di posisi itu saat Arsenal kalah dari Paris Saint-Germain di Liga Champions. Namun, Guimaraes, Mikel Merino, Declan Rice, dan Martin Zubimendi menjadi deretan pesaing kuat ketika semuanya kembali tersedia.

Fleksibilitas Posisi Tetap Menjadi Nilai Jual
Keunggulan penting Lewis-Skelly adalah kemampuannya bermain sebagai bek kiri maupun gelandang. Fleksibilitas tersebut dapat membuatnya menarik bagi klub yang membutuhkan kedalaman skuad sekaligus pemain muda untuk dikembangkan. Ia juga tetap banyak dimainkan selama pramusim, termasuk ketika Arsenal kalah 1-3 dari Real Betis dan 2-3 dari Borussia Dortmund.
Keterlibatan itu menunjukkan Arteta masih memberikan menit bermain kepadanya dalam persiapan tim. Meski demikian, laga pramusim belum otomatis menjadi jaminan posisi pada pertandingan kompetitif. Arsenal harus menimbang potensi jangka panjang sang pemain, kebutuhan finansial setelah belanja besar, serta risiko melepas produk akademi kepada rival domestik.
Lewis-Skelly pernah menikmati musim terobosan pada 2024-2025. Ia mencatatkan 39 penampilan dan satu gol, serta sempat menjadi bek kiri andalan Arsenal. Perkembangannya juga membawanya mendapatkan panggilan pertama ke timnas Inggris di bawah Thomas Tuchel pada 2025. Rekam jejak itu menjelaskan mengapa statusnya tetap menarik meskipun perannya belakangan berkurang.
Chelsea Punya Ruang Setelah Cucurella Pergi
Chelsea diklaim telah memantau Lewis-Skelly “untuk beberapa waktu” sejak ia muncul sebagai talenta papan atas. Laporan tersebut juga menyebut Arsenal akan sulit menolak apabila The Blues mengajukan tawaran yang menarik. Pernyataan itu merupakan klaim media, bukan konfirmasi sikap resmi dari Arsenal.
Kebutuhan Chelsea di sisi kiri pertahanan menjadi konteks yang masuk akal. Klub London barat itu telah menjual Marc Cucurella kepada Real Madrid seharga £51 juta. Tim asuhan Xabi Alonso kemudian merekrut Pep Chavarria sebagai pengganti, tetapi Lewis-Skelly dinilai dapat menghadirkan persaingan tambahan di posisi tersebut.
Transfer ke Chelsea tetap akan menjadi langkah sensitif karena melibatkan dua klub London yang bersaing langsung. Bagi Arsenal, potensi pemasukan harus dibandingkan dengan konsekuensi memperkuat rival menggunakan pemain akademi yang masih berusia 19 tahun dan telah memiliki pengalaman bersama Inggris.
Manchester United Mencari Penerus Jangka Panjang Luke Shaw
Manchester United juga disebut sebagai tujuan potensial karena Michael Carrick membutuhkan penerus jangka panjang untuk Luke Shaw. Setan Merah sebelumnya dikaitkan dengan bek Newcastle, Lewis Hall, tetapi kepindahan itu belum terwujud. Dalam konteks tersebut, kemampuan Lewis-Skelly mengisi bek kiri sekaligus lini tengah dapat menjadi solusi alternatif.
Walau kebutuhan kedua klub bisa membuka peluang, laporan ini belum menunjukkan adanya kesepakatan atau negosiasi konkret. Tidak disebutkan pula apakah Chelsea dan Manchester United berminat menindaklanjuti tawaran tersebut. Karena itu, status Lewis-Skelly paling tepat dipandang sebagai rumor transfer yang didukung oleh perubahan komposisi skuad Arsenal, bukan kepindahan yang sudah mendekati penyelesaian.
Keputusan akhirnya akan bergantung pada penilaian Arsenal terhadap potensi Lewis-Skelly dan seberapa besar peluang bermain yang dapat diberikan Arteta. Jika tawaran menarik benar-benar datang, The Gunners menghadapi pilihan rumit: mempertahankan talenta akademi serbabisa atau memanfaatkan nilai jualnya untuk membantu menyeimbangkan pengeluaran klub.
Sumber
Shop Premium Football Kits
🔥 Shop premium football kits at FanaticFootyKit.com
⚡ Grab yours now at FootyFanaticShop.com














