Chelsea menutup pertandingan pramusim di Stamford Bridge dengan kemenangan 3-1 atas Real Sociedad, tetapi hasil tersebut bukan satu-satunya cerita penting bagi Xabi Alonso. Gol cepat Morgan Rogers dan dua gol Joao Pedro memperlihatkan potensi serangan The Blues, sementara sambutan terbelah terhadap Enzo Fernandez serta besarnya skuad menegaskan dua persoalan yang harus segera dikelola menjelang musim baru.
Enzo Fernandez Dicemooh, tetapi Tetap Mendapat Kepercayaan
Fernandez menjadi pusat perhatian bahkan sebelum pertandingan dimulai. Sebagian pendukung Chelsea mencemoohnya ketika namanya diumumkan sekitar 45 menit sebelum sepak mula. Penyiar stadion kemudian tidak membacakan daftar pemain cadangan menjelang laga, tetapi suara cemoohan kembali terdengar ketika gelandang Argentina tersebut masuk pada menit ke-62.
Reaksi di tribune tidak sepenuhnya seragam. Di tengah cemoohan, kelompok suporter lain menyanyikan nama Fernandez. Setiap sentuhannya pun disambut campuran sorakan positif dan negatif, sedangkan beberapa pendukung merayakan momen ketika ia dilanggar.
Situasi itu berkaitan dengan ketidakpastian masa depan Fernandez sejak Maret. Ia disebut ingin bergabung dengan Real Madrid pada awal musim panas, sebelum klub Spanyol tersebut menghentikan minatnya. Perwakilannya kemudian mengadakan pembicaraan dengan Manchester City, tetapi tidak ada tawaran yang memenuhi valuasi Chelsea sebesar £120 juta hingga tenggat internal klub pada Jumat pukul 17.00 BST.
Sebagian pendukung menganggap keinginannya pindah sebagai bentuk ketidaksetiaan, terlebih Fernandez pernah menyampaikan hasrat menuju Madrid secara terbuka. Agennya, Javier Pastore, juga mengklaim sang pemain menerima bayaran terlalu rendah. Meski demikian, dukungan internal Chelsea terlihat jelas: ketika Reece James keluar, ban kapten diberikan kepada Fernandez dalam kapasitasnya sebagai wakil kapten lama.
Untuk saat ini, Chelsea memperkirakan Fernandez akan bertahan. Namun, kemungkinan Manchester City menghidupkan kembali minat sebelum tenggat transfer 1 September masih disebut sebagai sebuah kemungkinan, bukan kepastian. Jika terjadi, langkah tersebut akan mempertemukannya kembali dengan mantan pelatihnya, Enzo Maresca.
Morgan Rogers Langsung Mencetak Gol pada Debut Chelsea
Di lapangan, Rogers hanya membutuhkan tujuh menit untuk mencetak gol pertamanya bersama Chelsea. Rekrutan senilai £117 juta dari Aston Villa itu bereaksi paling cepat setelah kiper Alex Remiro menggagalkan sundulan awal Joao Pedro. Belum genap sepuluh menit menjalani debut, namanya sudah dinyanyikan pendukung tuan rumah.
Rogers tampil tajam pada awal laga dan mampu menjalin kombinasi dengan Cole Palmer serta Pedro di lini depan. Intensitas permainannya kemudian menurun, sesuatu yang dapat dipahami karena ia baru berlatih kurang dari satu pekan setelah kembali dari liburan. Penampilan perdananya berakhir pada menit ke-62.
Maxence Lacroix dan Pep Chavarria juga memperoleh kesempatan debut. Sementara itu, gelandang baru Valentin Barco, yang direkrut dari Strasbourg, belum diturunkan.
Joao Pedro Menguatkan Posisinya dalam Rencana Alonso
Pedro kembali menjadi pemain paling produktif Chelsea selama pramusim. Real Sociedad sempat menyamakan kedudukan menjelang turun minum melalui tendangan voli Jon Mikel Aramburu. Chelsea kehilangan kendali pada akhir babak pertama dan terlihat mudah diserang, tetapi respons mereka setelah jeda jauh lebih baik.
Pada menit ke-47, Pedro membawa Chelsea kembali unggul lewat sundulan. Tiga puluh menit kemudian, ia menyelesaikan peluang dengan tendangan menyamping untuk memastikan kemenangan 3-1. Dua gol tersebut membuat catatannya mencapai delapan gol dalam tujuh pertandingan pramusim.
Alonso menempatkan Pedro sebagai ujung tombak, dengan Rogers dan Palmer bergerak di belakangnya. Susunan ini memberi gambaran awal mengenai cara Chelsea dapat membangun serangan, meskipun pelatih asal Spanyol itu menegaskan dirinya tidak akan selalu terpaku pada pertahanan tiga atau empat pemain.
Formasi 3-4-2-1 dan Tantangan Memangkas 15 Pemain
Dalam pertandingan pertamanya sebagai pelatih Chelsea di Stamford Bridge, Alonso menggunakan pola 3-4-2-1. Robert Sanchez menempati posisi penjaga gawang utama. Wesley Fofana, Lacroix, dan Levi Colwill membentuk tiga bek, sementara Pedro Neto serta Marco Palestra beroperasi sebagai bek sayap.
James berduet dengan Moises Caicedo di lini tengah, mendukung trio Palmer, Rogers, dan Pedro. Sistem serupa juga digunakan ketika Chelsea mengalahkan AC Milan 3-0 sepekan sebelumnya. Laga melawan Sociedad karena itu memberikan petunjuk cukup kuat mengenai rancangan awal Alonso untuk pertandingan di markas Fulham sembilan hari kemudian, walaupun fleksibilitas tetap menjadi bagian dari rencananya.
Masalah terbesar Alonso mungkin justru terletak pada jumlah pemain. Chelsea masih mempunyai 40 pemain senior dan perlu melepas sedikitnya 15 orang agar skuad menyusut menjadi 25 pemain. Waktu yang tersedia hanya 17 hari hingga bursa transfer ditutup.
Nicolas Jackson, Liam Delap, Mykhailo Mudryk, Tosin Adarabioyo, dan Mamadou Sarr tidak masuk tim meski sebelumnya tampil pada pramusim. Menurut laporan sumber, mereka tersedia untuk transfer atau sedang menarik minat peminjaman maupun pembelian. Jackson dihargai £65 juta dan Delap £50 juta, Mudryk serta Sarr mengincar peminjaman ke klub Premier League, sedangkan Benfica dan Marseille meminati Tosin.
Alonso tidak menggelar konferensi pers untuk menerangkan pemilihan tim. Namun, sejumlah sumber menyatakan keputusan mencoret mereka berasal darinya. Emmanuel Emegha, Danny Welbeck, Jordan Henderson, dan Aaron Anselmino juga absen, tampaknya karena cedera. Kemenangan atas Sociedad memberi Chelsea modal positif, tetapi penyelesaian saga Fernandez dan perampingan skuad akan sangat menentukan ketenangan proyek Alonso.
Sumber
BBC Sport: Chelsea – Enzo Fernandez booed and Morgan Rogers scores as Xabi Alonso reveals blueprint
Shop Premium Football Kits
🔥 Shop premium football kits at fanaticfootykit.com
⚡ Grab yours now at footyfanaticshop.com















