Image

Jude Bellingham Jadi Poros Baru Inggris Setelah Pesta Gol atas Kroasia

Jude Bellingham memperlihatkan bahwa nilai terbesarnya bagi tim nasional Inggris tidak berhenti pada gol. Dalam kemenangan 7-0 atas Kroasia di Nations League, gelandang Real Madrid tersebut menjadi pusat permainan dengan mencetak satu gol dan membukukan tiga assist. Ia juga mengakhiri pertandingan di Rijeka dengan ban kapten, sebuah gambaran kuat mengenai perubahan statusnya di skuad Thomas Tuchel.

Performa itu terasa semakin penting karena situasi Bellingham sempat jauh berbeda setahun sebelumnya. Ia tidak masuk skuad Inggris pada Oktober 2025, sementara Tuchel menegaskan bahwa sang pemain tidak akan menerima perlakuan khusus. Kini, Bellingham bukan sekadar kembali menjadi pilihan utama. Ia berkembang menjadi kreator, ancaman di kotak penalti, pekerja tanpa bola, dan salah satu figur kepemimpinan Three Lions.

Satu Gol dan Tiga Assist dalam Kemenangan Inggris

Bellingham terlibat langsung dalam empat dari tujuh gol Inggris ketika menghadapi Kroasia. Selain mencetak gol, pemain berusia 23 tahun itu menghasilkan hat-trick assist. Catatan tersebut membuatnya menjadi pemain Inggris pertama yang memberikan tiga assist dalam satu pertandingan sejak Trent Alexander-Arnold melakukannya melawan San Marino pada November 2021.

Itu juga menjadi pertandingan pertama Bellingham bersama Inggris ketika ia terlibat langsung dalam lebih dari dua gol. Salah satu umpannya berujung pada gol pertama Bukayo Saka melalui sebuah umpan silang berkualitas. Saka kemudian mencetak gol keduanya, sementara Harry Kane juga memborong dua gol. Anthony Gordon melengkapi penampilannya dengan satu gol dan satu assist.

Kemenangan telak tersebut tercatat sebagai kekalahan terberat dalam sejarah Kroasia. Namun, bagi Inggris, hasil di Rijeka bukan hanya perkara besarnya skor. Tuchel melihat penampilan itu sebagai cara untuk melangkah maju setelah kekecewaan akibat kekalahan dari Argentina pada semifinal Piala Dunia.

Jude Bellingham Jadi Poros Baru Inggris Setelah Pesta Gol atas Kroasia
Sumber foto: BBC Sport

Peran Nomor 10 Semakin Sulit Digugat

Perjalanan Bellingham menuju posisi sentral ini tidak berlangsung lurus. Setelah sempat dicoret pada 2025 dan dipertanyakan peluangnya tampil di Piala Dunia, ia akhirnya masuk skuad serta menjadi salah satu pemain Inggris paling menonjol di turnamen tersebut. Bellingham menjadi pencetak gol terbanyak tim dengan tujuh gol ketika Inggris mencapai semifinal dan kemudian finis di posisi ketiga.

Tuchel terus memainkan Bellingham sebagai starter di depan Morgan Rogers selama dan setelah Piala Dunia. Mantan bek Inggris Matt Upson menilai sang gelandang kini merupakan pilihan yang tidak tergoyahkan untuk peran nomor 10 pada masa depan. Penilaian tersebut merupakan opini, tetapi didukung oleh kontribusi Bellingham dalam membangun serangan dan kemampuannya tiba di area berbahaya.

Ian Wright menyoroti dorongan maju, kemampuan teknis, atletisme, serta intensitas Bellingham. Menurut mantan penyerang Inggris itu, Bellingham terus masuk ke kotak penalti dan mampu menemukan ruang tanpa pengawalan. Karakter tersebut membuatnya berbeda dari gelandang kreatif yang hanya mengandalkan distribusi bola.

Etos Kerja dan Ban Kapten Memperkuat Status Bellingham

Roy Keane bahkan berpendapat Bellingham berpotensi menjadi salah satu pemain terhebat sepanjang masa. Pernyataan itu bukan fakta yang sudah terbukti, melainkan penilaian mengenai arah perkembangan kariernya. Keane mendasarkannya pada paket kemampuan yang dimiliki Bellingham: kekuatan berlari, kualitas umpan, ancaman gol, dan kontribusi ketika tim tidak menguasai bola.

Aspek terakhir menjadi bagian penting dari performanya melawan Kroasia. Keane menilai kerja Bellingham tanpa bola dapat mengangkat pemain lain. Statusnya sebagai pemain Real Madrid tidak mengurangi kesediaannya untuk menekan dan bekerja keras, sehingga ia mampu memberi contoh kepada rekan-rekannya.

Simbol kepemimpinan itu terlihat ketika Kane ditarik keluar dengan sekitar 20 menit tersisa. Kapten utama Inggris tersebut telah menambah koleksinya menjadi 89 gol untuk tim nasional, tetapi ban kapten kemudian berpindah kepada Bellingham. Keputusan itu menunjukkan besarnya kepercayaan yang diberikan kepada pemain yang jauh lebih muda tersebut.

Tanggung Jawab Baru dalam Proyek Thomas Tuchel

Tuchel mengakui bahwa Bellingham saat ini tampak telah mencapai level baru. Pelatih asal Jerman itu menekankan bahwa pemain harus terus berkembang karena tim lain juga akan mengejar. Seusai Piala Dunia, ia melakukan sejumlah penyesuaian dan memberi tanggung jawab besar kepada beberapa pemain, termasuk Bellingham.

Pendekatan itu mulai menghasilkan kombinasi lini depan yang menjanjikan. Kane tetap menjadi sumber gol yang sulit digantikan, sedangkan Saka, Gordon, dan Bellingham menghadirkan energi serta variasi di sekelilingnya. Bellingham baru saja terpilih sebagai pemain terbaik Inggris untuk tahun kedua secara beruntun, lalu memperkuat pengakuan tersebut lewat penampilan dominan di Rijeka.

Masih terlalu dini untuk memastikan apakah Bellingham kelak layak ditempatkan di antara pemain terhebat sepanjang sejarah. Akan tetapi, fakta dari laga melawan Kroasia memperlihatkan pemain yang semakin lengkap. Ia mampu menentukan pertandingan melalui gol dan assist, bekerja untuk struktur tim, serta memikul tanggung jawab kepemimpinan. Bagi Inggris, perkembangan itu dapat menjadi fondasi penting untuk fase berikutnya di bawah Tuchel.

Sumber

BBC Sport: England star Jude Bellingham shows he could become one of the greatest as he unlocks new level

Shop Premium Football Kits

🔥 Shop premium football kits at fanaticfootykit.com

⚡ Grab yours now at footyfanaticshop.com

Releated Posts

Wiegman Coret Ella Toone dan Chloe Kelly, Lionesses Buka Pintu untuk Generasi Baru

Sarina Wiegman mencoret Ella Toone dan Chloe Kelly dari skuad Inggris untuk play-off kualifikasi Piala Dunia Wanita melawan…

Irlandia Tetap Hadapi Israel, Risiko Sanksi UEFA Jadi Pertimbangan Utama

FAI mengakui adanya kemungkinan sanksi yang belum ditentukan apabila Republik Irlandia menolak bertanding melawan Israel, meski UEFA tidak…

Inggris Kalah 3-2 dari Spanyol: Kekacauan Belum Bisa Menggantikan Kontrol

Inggris memperlihatkan keberanian dan daya ledak saat menghadapi Spanyol, tetapi kesalahan bertahan dan penalti Harry Kane yang gagal…

Morgan Gibbs-White Diproyeksikan Gantikan Cole Palmer di Skuad Inggris

Morgan Gibbs-White diperkirakan kembali ke skuad Inggris setelah Cole Palmer bersiap mundur karena cedera ringan menjelang empat pertandingan…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *