Image

Kematian Billy Vigar Dorong Perubahan Aturan Keselamatan Stadion Sepak Bola Inggris

Setahun setelah meninggalnya Billy Vigar, perubahan besar mulai diterapkan pada standar keselamatan stadion sepak bola Inggris. Namun, bagi keluarga mantan pemain akademi Arsenal tersebut, larangan penggunaan pembatas lapangan dari beton, bata, dan material padat serupa datang terlambat. Mereka menilai peringatan dari sejumlah insiden sebelumnya seharusnya dapat mendorong tindakan lebih cepat dan mungkin mencegah kematian putra mereka.

Tragedi Billy Vigar dan tuntutan keluarganya

Vigar meninggal pada 25 September 2025 dalam usia 21 tahun setelah mengalami “cedera otak signifikan”. Lima hari sebelumnya, penyerang Chichester City itu bertabrakan dengan dinding beton yang mengelilingi lapangan Wingate and Finchley FC di London utara.

Dalam wawancara siaran pertama keluarga sejak kematiannya, Camilla Vigar mengatakan perasaannya terus berubah antara kesedihan dan kemarahan karena tragedi itu dinilai dapat dicegah. Ia berpendapat Football Association (FA) telah menerima cukup banyak peringatan mengenai bahaya objek keras yang terlalu dekat dengan area permainan.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan keluarga Vigar, bukan kesimpulan resmi atas tanggung jawab hukum pihak tertentu. Proses pemeriksaan kematian atau inquest masih dinantikan dan diperkirakan berlangsung tahun depan. Keluarga menginginkan jawaban sekaligus akuntabilitas atas peristiwa yang merenggut Billy ketika sedang bermain sepak bola.

Kematian Billy Vigar Dorong Perubahan Aturan Keselamatan Stadion Sepak Bola Inggris
Sumber foto: BBC Sport

Insiden sebelumnya menjadi sorotan

Keluarga Vigar merujuk kematian pesepak bola amatir Ben Hiscox pada 2015. Hiscox meninggal setelah bertabrakan dengan sebuah clubhouse di dekat Bristol. Seusai peringatan koroner mengenai risiko terjadinya kematian lain, bangunan Stoke Gifford United diberi bantalan dan jarak bebas antara clubhouse dengan lapangan diperbesar.

Kasus Alex Fletcher pada 2022 juga menjadi bagian penting dalam perdebatan ini. Fletcher mengalami retak tulang tengkorak setelah menabrak pembatas beton di stadion Bath City. Dampak cedera tersebut mengubah kehidupannya dan membuatnya harus pensiun pada 2024.

FA melakukan peninjauan terhadap klub-klub setelah kecelakaan Fletcher. Camilla menyatakan, sejauh pengetahuannya, Wingate and Finchley termasuk lokasi yang ditandai berisiko tinggi. Ketika BBC menanyakan tindak lanjut atas informasi yang dikumpulkan melalui peninjauan tersebut, FA tidak memberikan komentar.

Fletcher sendiri menilai kampanyenya selama bertahun-tahun mengenai keselamatan perimeter lapangan telah diabaikan. Menurut pendapatnya, FA baru benar-benar membahas masalah tersebut setelah Vigar meninggal. Ia menyerukan pertanggungjawaban dan meminta otoritas segera mengkaji perluasan aturan.

Aturan pembatas lapangan akhirnya diperbarui

Pada saat kecelakaan Vigar terjadi, kriteria akreditasi stadion FA untuk National League System putra dan Women’s National League justru mengharuskan adanya pembatas permanen dengan konstruksi kokoh, termasuk contoh berupa beton dan baja.

Setelah tragedi tersebut, FA meluncurkan tinjauan keselamatan terhadap lebih dari 900 klub dengan melibatkan ahli independen. Kriteria stadion kemudian diperbarui pada Agustus 2026. Pembatas lapangan berbahan bata padat, breeze block, atau beton kini tidak lagi diizinkan.

Sebanyak 169 klub di National League System putra dan Women’s National League telah diberi tahu bahwa mereka perlu melakukan perubahan secepat mungkin dalam batas yang wajar. Jika sebuah dinding merupakan bagian struktural yang tidak dapat disingkirkan, permukaannya harus ditutup dengan perlindungan yang sesuai, seperti bantalan.

FA menyatakan pekerjaan tersebut sedang berjalan dan klub-klub terkait akan terus didukung. Pendanaan disediakan oleh FA bersama Premier League. Dukungan finansial menjadi aspek penting karena biaya perbaikan berpotensi membebani klub di tingkat lebih rendah.

Dukungan klub dan desakan memperluas perlindungan

Bromsgrove Sporting, yang memiliki dinding beton di sekitar lapangannya, menyebut perubahan itu sepenuhnya dapat dipahami dan sudah lama diperlukan. Klub tersebut mendukung kebijakan baru serta menyambut pendanaan penuh dari FA. Meski diberi tenggat hingga akhir musim, klub berharap pekerjaan di sisi yang berisiko tinggi dapat diselesaikan sebelum Natal.

Sheppey United akan memasang bantalan pada dinding penyangga beton di dua sisi lapangan 3G mereka. Klub itu memandang pekerjaan perbaikan sebagai respons reaktif, bukan pencegahan sejak awal, serta mengakui bahwa tanpa bantuan pendanaan sebagian klub mungkin kesulitan menanggung biayanya.

Bath City, yang memiliki dinding perimeter padat di seluruh sisi lapangan, juga menyambut aturan tersebut. Klub menilai kebijakan itu dapat meningkatkan keselamatan pemain dan secara tepat mengakui kebutuhan pendanaan untuk memenuhi perubahan mendasar dalam regulasi stadion.

Meski demikian, keluarga Vigar dan Fletcher menekankan bahwa aturan baru belum mencakup seluruh piramida sepak bola. Keith Vigar, ayah Billy yang bekerja di bidang kesehatan dan keselamatan, meminta perlindungan diterapkan pada level di atas maupun di bawah National League. Menurut mereka, pertandingan terorganisasi tidak semestinya tetap berlangsung dengan perimeter lapangan yang berbahaya hanya karena berada di luar cakupan kompetisi tertentu.

Mengenang perjalanan Billy Vigar

Vigar bergabung dengan akademi Arsenal pada usia 14 tahun setelah dipantau ketika bermain untuk Hove Rivervale di Sussex. Ia menghabiskan hampir tujuh tahun bersama klub London tersebut sebelum melanjutkan perjalanan kariernya.

Manajer tim utama Chichester City, Darin Kilpatrick, mengenangnya sebagai pemain yang mudah dilatih, mampu bergerak di belakang pertahanan, turun menjemput bola, menahan permainan, dan memiliki naluri mencetak gol. Kilpatrick meyakini Vigar mempunyai kualitas untuk menembus National League atau English Football League.

Pada peringatan setahun tragedi itu, keluarga Vigar memilih mendaki Snowdon bersama anak-anak mereka, Phoebe dan Ollie, serta keluarga Lois, kekasih Billy. Di tengah penantian terhadap proses inquest, kegiatan tersebut menjadi cara untuk mengenang seorang pemain muda yang, menurut orang-orang terdekatnya, masih memiliki masa depan panjang dalam sepak bola.

Sumber

BBC Sport — Billy Vigar: Parents say son’s death could have been prevented

Shop Premium Football Kits

🔥 Shop premium football kits at fanaticfootykit.com

⚡ Grab yours now at footyfanaticshop.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *